Beranda > Uncategorized > Selamat Jalan “AKI RONI”

Selamat Jalan “AKI RONI”


Ketua Harian ALKO Telah Berpulang

PDFPrintE-mail

Selamat Jalan “AKI RONI”

Kota Bandung dan Jawa Barat kehilangan salah satu tokoh sekaligus penggiat olahraga bola voli, Sukardi Alatas atau yang akrab dipanggil Ronny SA. Bang Ronny, sapaan akrab beliau, meninggal dalam usia 71 tahun di RS Muhammadiyah Bandung pada Selasa (2/6) sekitar pukul 21.03 WIB akibat penyakit yang dideritanya.
Ronny SA yang lahir 11 Oktober 1942 ini telah menorehkan berbagai tinta emas di dunia perbolavolian. Tidak hanya untuk level Kota Bandung dan Jawa Barat, namun Bang Ronny pun telah mencatatkan kiprahnya di level internasional.
Berdasarkan penuturan rekan satu angkatannya, Gugi Gustaman, almarhum memulai karirnya di dunia bola voli sekitar tahun 1960-an. Saat itu, dirinya bersama almarhum, dr Ace, Endang Bagio, Unay Sunarya, dan rekan lainnya menimba ilmu bol voli di klub Sirnagalih milik pengusaha bioskop, Parman Suteko. Di klub tersebut, Ronny SA menempati posisi sebagai spiker.
“Jadi nama Ronny itu adalah pemberian dari pemilik klub Sirnagalih. Katanya biar lebih menjual namanya,” ujar Gugi saat ditemui di rumah duka, Jalan Sriwijaya Gang V no 34, Kota Bandung, Selasa (2/6) malam.
Pada Mei 1973, Ronny bersama rekan-rekannya di klub Sirnagalih pindah ke klub DLLAJ. Pasalnya, lapangan bola voli yang biasa dipakai klub Sirnagalih berlatih, beralih fungsi menjadi bioskop Palaguna sehingga kegiatan di klub mandeg dan bubar.
Di klub DLLAJ, Ronny pun pindah posisi menjadi seorang pengumpan atau setter mendampingi setter sebelumnya, dr Ace. “Pokokna bola-bola Ronny mah, umpan bola aneh kabeh. Bola nyerepet wungkul, lamun aya nu bisa nenggel mah jago weh. (Pokoknya bola dari Ronny, umpan bolanya aneh. Kalau yang bisa mukul hasil umpan bola Ronny, jago),” tutur Gugi.
Selama memperkuat klub DLLAJ, Ronny ikut mempersembahkan beberapa gelar juara. Diantaranya, menjadi juara nasional tiga kali berturut-turut pada tahun 1974, 1975, dan 1976. “Kita sebagai klub baru di Indonesia, mampu bersaing dengan klub-klub yang sudah lama di Indonesia seperti Sparta Surabaya, Vio Surabaya, Vervos Jakarta, dan V3 Jakarta. Kita pun menjadi klub yang mengenalkan permainan bola voli modern dengan banyak variasi serangan,” timpal dr Ace.
Pada tahun 1981, Ronny SA bersama Bambang, dr Ace, Gugi Gustaman, dan Endang Bagio mendirikan klub Alko setelah keluar klub DLLAJ. Melalui tangan dingin Ronny, beberapa pemain sempat dia ciptakan. Dia pun sempat menjadi pelatih bola voli pantai Jabar pada tahun 1995. Dua tahun kemudian, Ronny SA pun dipanggil menjadi pelatih bola voli pantai Indonesia. Ronny menjadi pelatih timnas bola voli pantai untuk kejuaraan di Australia (1997) dan Philipina (2000).
Ronny pun mengantarkan tim putri Alko Bandung menjadi juara Kejurnas Bolavoli tahun 2010 di Purwokerto. Saat itu, Ronny menjabat sebagai manager tim. Ronny pun aktif dalam kepengurusan Pengda PBVSI Jabar.
Bagi Gugi maupun dr Ace, banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan bersama Ronny SA. Bagi mereka, Ronny SA merupakan sosok yang periang dan mampu mencairkan suasana di dalam lapangan saat tim terpuruk. Keduanya pun menilai sosok Ronny SA sebagai seorang yang perlente dan selalu ingin tampil menarik.
Istri Ronny SA, Heni Maryam (62) menuturkan, suaminya sudah menderita sakit sejak satu tahun lalu. Meski demikian, suaminya itu tak pernah meninggalkan dunia bola voli. Bahkan saat dirinya baru keluar dari rumah sakit, selalu mencuri-curi waktu untuk menyaksikan pertandingan bola voli atau hanya sekedar melihat kegiatan bola voli di Jalan Lodaya Bandung yang menjadi sekretariat Pengda PBVSI Jabar.
“Dirinya sempat nekad nonton kejuaraan bola voli di Jalan Macan padahal saat itu Abang baru sembuh. Mungkin jalan ini yang terbaik buat beliau, kita sekeluarga sudah merelakan beliau. Semoga diterima di sisi-Nya,” tutur Maryam.
Ronny SA meninggalkan satu orang istri dan lima anak yakni Erwin, Andri, Fedy, Rino, dan Devi. Ronny pun meninggalkan 6 orang cucu dan 3 mantu. Selamat tinggal Bang Ronny, jasamu di olahraga bola voli akan selalu dikenang. Selamat jalan, semoga ditempatkan di sisi Allah SWT.
Biodata Ronny SA
Nama: Ronny Sukardi Alatas
Lahir: 11 Oktober 1942
Karir Klub:
1960 – Klub Sirnagalih Bandung
1973 – Klub DLLAJ Bandung
1981 – Klub Alko-sekarang
Karir Pelatih:
1995 – Pelatih Tim Bola Voli Pantai Jabar
1997 – Pelatih Timnas Bola Voli Pantai (Australia)
2000 – Pelatih Timnas Bola Voli Pantai (Philipina)
Istri: Heni Maryam
Anak: Erwin Heriansyah
Andri Ardiansyah
Fedy Ferdiansyah
Rino Finalsyah
Devi Valdiansyah
Penuli : *AUS*
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: